Cara Membuat Website dengan WordPress

Tutorial Membuat Website Sendiri

Selamat datang kembali di tutorial membuat website sendiri. Ini adalah bagian ketiga dari seri tutorial tersebut. Pada bagian sebelumnya, kita sudah berbicara mengenai domain dan hosting sampai cara membelinya. Karena sudah sampai ke bagian ketiga ini, Anda tentu sudah mengetahui pentingnya membuat website dan juga sudah memiliki domain serta hosting yang siap pakai. Jika belum silahkan kembali dahulu ke bagian sebelumnya.

Bagian ketiga ini adalah bagian inti dari seri tutorial membuat website sendiri. Di sini kita akan belajar menginstall wordpress di hosting yang sudah Anda miliki. Tanpa berlama-lama, mari kita mulai.

Download WordPress

Langkah pertama adalah melakukan download wordpress. Silahkan buka halaman download wordpress dan pilih versi terbaru yang sudah dirilis. Pada tutorial ini kami menggunakan WordPress versi 4.0. Klik tombol Download WordPress dan tunggu hingga selesai.

langkah pertama: download wordpress

 

Anda akan mendapatkan file wordpress-4.0.zip di folder download jika sudah selesai.  Oiya WordPress juga menyediakan versi berbahasa Indonesia. Namun kami tidak menggunakannya di sini.

Upload WordPress ke Web Hosting Melalui cPanel

Langkah selanjutnya setelah Anda mendownload wordpress adalah meletakkannya di web hosting Kita. Ada 2 cara untuk melakukannya. Pertama adalah melalui cPanel yang disediakan penyedia hosting kita. Dan kedua adalah melalui FTP. Untuk saat ini, abaikan cara yang kedua karena yang kita akan melakukannya dengan cPanel.

Buka http://DomainAnda.com/cpanel untuk lalu login dengan username dan password yang diberikan oleh penyedia hosting. Oiya ganti yang berwarna merah dengan nama domain Anda, yang disebutkan barusan hanya contoh saja. Jika berhasil login kita kan menjumpai halaman utama cPanel. Contohnya seperti gambar berikut:

tampilan utama cPanel

Sekarang, cari dan pilih icon File Manager. Klik dan pastikan kita sudah berada di Web Root (public_html). Lihat gambar di bawah untuk melihat contoh tampilannya.

tampilan file manager cpanel

Pilih icon Upload yang ada di bagian atas. Lalu ubah permission file yang akan diupload menjadi 755. Setelahnya pilih browse dan upload file wordpress-4.0.zip yang telah kita download sebelumnya.

cara upload file melalui cpanel

Tunggu hingga prosesnya selesai lalu kembalilah ke File Manager. Sekarang kita bisa melihat file wordpress-4.0.zip di direktori public.html. Langkah selanjutnya adalah mengekstrak atau unzip file tersebut. Cari file wordpress-4.0.zip klik kanan lalu pilih extract.

cara unzip file di cpanel

Setelah berhasil, kita akan menemukan folder wordpress.

folder wordpress di cpanel

Cobalah buka browser Anda lalu ketik URL http://DomainAnda.com/wordpress (ganti yang berwarna merah dengan domain Anda). Seharusnya halaman setup WordPress sudah berhasil kita buka.

Kita akan menginstall wordpress pada root domain. Artinya pengunjung cukup mengetikkan domainanda.com saja untuk melihat website kita, bukan domainanda.com/wordpress. Untuk melakukannya kita harus memindahkan semua file yang ada di dalam folder wordpress ke dalam direktori root (public_html).

Masuk lah ke dalam folder wordpress dan pilih semua file dengan cara klik opsi Select All.

cara memilih semua file di cpanel

Selanjutnya pilih icon Move File yang berada di bagian atas. Pada tampilan selanjutnya hilangkan tulisan wordpress pada /public_html/wordpress kemudian pilih Move File(s). Lihat gambar untuk lebih jelasnya.

 

cara memindahkan file pada cpanel

Sekarang coba buka alamat URL website Anda, seharusnya halaman website setup wordpress yang akan terbuka. Tahap selanjutnya adalah menyiapkan database MySQL yang akan digunakan untuk menyimpan konten website kita nantinya.

Menyiapkan Database MySQL

Kita sudah menyiapkan file WordPress di cPanel pada tahap sebelumnya. Sekarang kita perlu menyiapkan database untuk website kita ini. Database yang akan kita gunakan adalah MySQL dan memang wordpress juga mendukung format database tersebut. Kembali lah ke halaman utama cPanel kita lalu cari dan pilih menu MySQL Database.

menu MySQL di cPanel

Ada 2 hal yang perlu kita buat. Pertama adalah databasenya itu sendiri. Kedua adalah user untuk mengakses database tersebut. Setelah memilih menu MySQL Database kita bisa langsung membuat database dengan cara mengisi form Create New Database. Isi dengan nama database yang kita inginkan, misalnya webdb. Penyedia web hosting biasanya akan memberikan prefix (awalan) pada nama database kita. Dalam contoh ini, prefix yang diberikan kepada kami adalah aplika20, sehingga nama databasenya nanti adalah aplika20_webdb. Klik Create Database jika sudah memberikan nama database kita.

membuat nama database mysql

Akan ada notifikasi jika kita sudah berhasil membuat database baru. Sekarang saatnya membuat user untuk mengelola database tersebut. Kembali ke halaman sebelumnya (MySQL Database) dan buat user baru pada bagian MySQL Users. Silahkan membuat nama user yang diinginkan berikut dengan passwordnya lalu Create User jika sudah. Kami mencontohkannya dengan membuat user bernama admin.

membuat user database

Sama halnya dengan nama database, nama user juga akan menggunakan prefix yang tidak bisa kita ubah. Dalam contoh ini, nama usernya akan menjadi aplika20_admin.

Sekarang kita sudah mempunyai database dan user baru. Selanjutnya adalah memberikan izin kepada user tersebut untuk mengelola database yang baru kita buat. Pada halaman MySQL Database, scroll ke bawah sampai menemukan form Add User to Database. Pilih user dan database yang baru kita buat tadi lalu pilih Add.

menambahkan user ke database

Pada halaman selanjutnya, centang opsi ALL PREVILEGES agar user dapat melakukan apapun kepada database kita. Jangan lupa pilih Make Changes.

Menambahkan Hal Akses User ke database

Sekarang semua kebutuhan kita untuk membuat website dengan wordpress telah terpenuhi. Kita sudah siap untuk menginstall wordpress. Lanjut ke tahap selanjutnya, menginstall wordpress.

Menginstall WordPress

Masih mengikuti tutorial ini? Sekarang kita masuk ke dalam tahap terakhir dari bagian keempat tutorial membuat website sendiri. Bagian ini akan membahas cara menginstall wordpress. Ketikkan alamat website kita (nama domain) pada browser. Kita akan melihat halaman setup WordPress. Kurang lebih tampilannya seperti gambar di bawah.

cara menginstall wordpress: langkah 1

 

Pilih bahasa yang ingin digunakan lalu klik Continue. Sebaiknya Anda memilih bahasa Inggris agar sama dengan kami. Klik Let’s Go pada halaman selanjutnya dan kita akan diminta melengkapi form yang tersedia. Masih ingat database dan user yang kita buat tadi? Masukkanlah ke dalam form yang tersedia. Bagian yang perlu diganti hanyalah Database NameUser Name, dan Password. Sisanya biarkan seperti apa adanya. Klik Submit

cara menginstall wordpress langkah 2

Jika data yang kita isi benar, maka langkah selanjutnya adalah memilih menu Run the Install.

cara menginstall wordpress - langkah 3

Isi Nama Website, Username yang akan menjadi admin, Password, dan juga Email Kita. Bila sudah klik Install WordPress yang ada dibagian bawah. Oiya Username di sini berbeda dengan username untuk database yang tadi kita buat ya. Username yang sekarang adalah username WordPress, fungsinya untuk masuk ke halaman Admin saat kita akan menambahkan konten baru atau mengubah tampilan website.

cara menginstall wordpress langkah keempat

Jangan lupa untuk menyesuaikan data yang diisi dengan punya Anda. Gambar di atas hanya contoh saja. Setelahnya kita akan mendapatkan tampilan seperti di bawah ini.

Install wordpress telah berhasil

Tampilan tersebut menandapak bahwa kita telah berhasil menginstall WordPress. Kita bisa langsung Log in ke dalam wp-admin (WordPress Admin) atau melihat dahulu tampilan website yang baru jadi ini. Cobalah membuka alamat website Anda sekali lagi.

halaman website wordpress yang baru

Selamat karena Anda baru saja membuat website sendiri dengan menggunakan WordPress. Untuk menambahkan konten Kita perlu masuk ke halaman wp-admin terlebih dahulu. Caranya, ketikkan http://domainanda.com/wp-admin lalu login dengan username wordpress kita.

Dan tutorial membuat website sendiri dengan WordPress bagian 3 berakhir di sini.

[button-green url=”http://blog.idkeyword.com/tutorial/tutorial-membuat-website-pendahuluan/” target=”_self” position=”left”]Kembali ke Index Tutorial Membuat Website Sendiri[/button-green]

Mau Tips Keren Lain Seperti Tulisan Ini?
Daftarkan Email Anda Sekarang!

mengoptimasi kampanye adwords
4 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Mengoptimasi Kampanye AdWords Kita
Belajar AdWords Gratis dengan Email Course
Belajar AdWords Gratis dengan Email Course
Menggunakan AdWords dengan Laptop
Mengapa Banyak Bisnis Berkembang Setelah Menggunakan AdWords?
Cara Melihat Quality Score
Bagaimana Cara Melihat Quality Score?
Link Building On-page SEO
Kriteria Backlink yang Berkualitas
6 Kriteria Backlink Berkualitas untuk SEO
4 Aturan Link Building untuk SEO
4 Aturan Dasar Link Building untuk SEO
contoh kualitas pada Link Building
Mengenal Apa Itu Link Building?
Contoh 2: Foto Sampul Facebook Hunger Games
Tips Memasang Foto Sampul Facebook untuk Bisnis
Tutorial Membuat Facebook Page untuk Bisnis
Tutorial Cara Membuat Facebook Page untuk Bisnis
Orang Sedang Bingung Memilih Topik Facebook Page
Tips Menentukan Target Market dan Topik Facebook Page
Tutorial Membuat Facebook Page untuk Bisnis
Inilah Alasan Mengapa Pelaku Bisnis Menggunakan Facebook!
Laptop dan Website idKeyword
Contoh Deskripsi Produk yang Baik dan yang Buruk
Alasan Mengapa Blog Gagal Mengembangkan Bisnis
5 Alasan Mengapa Blog Gagal untuk Mengembangkan Bisnis
3 hal yang perlu dilakukan setelah membuat website
3 Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Membuat Website
Memahami istilah umum Google Analytics
Memahami Istilah Umum pada Google Analytics

Suka Dengan Artikel idKeyword?

Jangan Ketinggalan Updatenya! Daftarkan Email Anda Sekarang