Meta Description Tag, Ampuh untuk Merayu Calon Pengunjung

Meta description tag adalah salah satu bagian yang perlu dioptimasi saat melakukan on-page SEO. Keberadaannya memang tidak mempengaruhi peringkat website, namun Google menampilkannya sebagai ringkasan pada SERP bersama dengan title tag. Seseorang yang melakukan pencarian akan melihat ringkasan tersebut. Dan mau atau tidaknya seseorang mengklik website kita, biasanya tergantung dari ringkasan halaman web yang ditampilkan. Jika meta description tag tidak kita tambahkan, crawler mesin pencari akan mengambil beberapa potong kalimat yang dianggap relevan. Kita bisa memanfaatkan meta description tag untuk memberitahu Google apa yang seharusnya ditampilkan sebagai ringkasan. Itu lah alasan mengapa kita perlu mengoptimasikannya.

Cara Menambahkan Meta Description Tag

Sama seperti title tag, meta decription tag adalah kode html yang ditempatkan pada bagian <head>. Untuk menambahkannya kita perlu menyisipkan kode dengan format seperti berikut:

<meta name="description" content="Isi dengan ringkasan yang diinginkan."/>

Kode html tersebut disisipkan sebelum tanda </head>. Mudah kan?

Cara Membuat Meta Description Tag Agar Bisa “Merayu” Calon Pengunjung?

Sekedar menambahkan saja memang hal yang mudah. Selanjutnya kita perlu mengoptimasi meta tag description agar bisa menarik perhatian orang yang membacanya. Seperti yang telah kita singgung pada paragraf awal, mau atau tidaknya seseorang mengklik website kita salah satunya adalah karena ringkasan yang ditampilkan mesin pencari. Oleh karena itu, kita perlu membuat meta tag description seolah bisa “merayu” orang yang membacanya. Dan inilah caranya:

Maksimal 150 Karakter

Gunakan kalimat yang panjangnya tidak lebih dari 150 karakter. Mengapa? Karena itu batas karakter yang bisa ditampilkan sebagai kutipan oleh mesin pencari. Meta description tag yang terlalu panjang akan otomatis dipotong. Perhatikan contoh kutipan yang terpotong pada gambar di bawah.

Contoh 1: Meta Description yang terpotong

Contoh 1: Meta Description yang terpotong

 

Sisipkan Keyword Utama

Google akan mencetak tebal (bold) kata kunci yang relevan. Itu sangat membantu kita untuk menarik perhatian si pencari informasi. Sebisa mungkin letakkan keyword utama di bagian awal kalimat. Usahakan keyword ditempatkan pada 50 karakter pertama dari meta description.

Harus Relevan dengan Isi Halaman Website

Sebuah ringkasan tentu mencerminkan isi dari artikelnya. Begitu pula saat kita menuliskan meta description, harus “nyambung” dengan isi halaman websitenya. Jika ringkasan relevan dengan isi, tentu akan meninggalkan pengalaman yang baik bagi pengunjung website kita. Itu artinya bagus dalam sudut pandang SEO.

Susun Kalimat untuk Manusia, Bukan Mesin Pencari

Ingat! Kita akan merayu manusia, bukan robot dari mesin pencari. Karena itu susun lah kalimat yang mudah dipahami dan menarik perhatian manusia. Teknik copywriting sangat berperan di sini. Bila Anda sudah terbiasa menulis, tentu tidak akan masalah. Namun jika tidak yakin dengan kemampuan menulis Anda, minta dibuatkan oleh orang yang lebih ahli bukan lah suatu ide yang buruk. Apalagi jika halaman website yang dioptimasi merupakan halaman yang penting untuk bisnis Anda.

Berikut ini beberapa tips untuk membuat meta description tag yang bisa merayu calon pengunjung:

  • Sertakan ide pokok yang menjadi pembahasan utama pada isi website.
  • Gunakan kalimat lengkap, jangan potongan kata atau frase yang tidak saling terkait maknanya.
  • Buat dalam kalimat tanya agar membuat kita seolah bisa membaca pikiran mereka.
  • Bila isi halaman website kita adalah halaman produk, tulis manfaatnya pada meta description.
  • Sertakan penawaran unik dan susah ditolak yang bisa Anda berikan.
  • Tambahkan kalimat call-to-action seperti: baca tips berikut, daftar sekarang, hubungi kami di 0813-xxx-xxx.
  • Sertakan lokasi bila Anda menjalankan toko secara offline.
  • Gunakan kalimat yang menciptakan kesan eksklusif atau panggilan khusus.
  • Tambahkan batas waktu bila halaman web kita berisi penawaran.
  • Jangan mengulang-ulang kalimat yang maknanya sama.

Tentu Anda tidak bisa melakukannya 10 tips tersebut dalam 1 meta description. Setiap halaman website harus memiliki meta description-nya sendiri yang unik. Anda juga bisa membaca Blog Moz yang membahas meta description sebagai referensi tambahan. Selanjutnya mari kita lihat contoh penggunaanya.

Contoh Penggunaan Meta Description yang Baik

Agar lebih jelas, saya akan menyertakan beberapa contoh penggunaannya. Menurut pandangan saya, contoh-contoh berikut adalah contoh yang baik. Lihat gambar berikut:

Contoh 1 Penggunaan Meta Description yang Baik

Contoh Penggunaan Meta Description yang Baik

Gambar contoh1 di atas dikatakan baik karena tidak terpotong, menyisipkan kata kunci (perut six pack) di awal kalimat, dan terdapat kalimat call-to-action. Dengan membacanya, seseorang sudah bisa mendapatkan gambaran utuh dari isi halaman websitenya. Dalam contoh di atas, halaman website yang diharapkan tentu yang membahas panduan untuk six pack yang mudah dilakukan dan hasilnya bisa terlihat dalam 3 bulan. Mari kita lihat contoh berikutnya.

Contoh 2 Penggunaan Meta Description

Contoh Penggunaan Meta Description di Artikel Kesehatan

Gambar kedua di atas adalah contoh penggunaan meta description untuk artikel tentang penyakit hemofilia. Terlihat bahwa kalimat yang ditulis pada meta description saling terkait, mencerminkan isi dari halaman website, dan menekankan “value” yang didapat setelah membacanya.

Contoh Penggunaan Meta Description untuk Toko Online

Contoh Penggunaan Meta Description untuk Toko Online

Contoh terakhir di atas adalah penggunaan meta description untuk bisnis atau toko online. Mengapa contoh tersebut dikatakan baik? Karena menjawab pertanyaan seperti: apa produk yang ditawarkan?, bagaimana cara pemesanannya?, di mana lokasi tokonya?, dan apa penawaran menari yang diberikan? Semuanya terangkai rapih tak lebih dari 150 karakter.

Dengan melihat 3 contoh tersebut, Anda sudah memiliki gambaran penggunaannya kan? Selamat merayu calon pengunjung dengan meta description tag. Baca juga teknik on-page SEO tentang optimasi title tag.

Mau Tips Keren Lain Seperti Tulisan Ini?
Daftarkan Email Anda Sekarang!

mengoptimasi kampanye adwords
4 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Mengoptimasi Kampanye AdWords Kita
Belajar AdWords Gratis dengan Email Course
Belajar AdWords Gratis dengan Email Course
Menggunakan AdWords dengan Laptop
Mengapa Banyak Bisnis Berkembang Setelah Menggunakan AdWords?
Cara Melihat Quality Score
Bagaimana Cara Melihat Quality Score?
Link Building On-page SEO
Kriteria Backlink yang Berkualitas
6 Kriteria Backlink Berkualitas untuk SEO
4 Aturan Link Building untuk SEO
4 Aturan Dasar Link Building untuk SEO
contoh kualitas pada Link Building
Mengenal Apa Itu Link Building?
Contoh 2: Foto Sampul Facebook Hunger Games
Tips Memasang Foto Sampul Facebook untuk Bisnis
Tutorial Membuat Facebook Page untuk Bisnis
Tutorial Cara Membuat Facebook Page untuk Bisnis
Orang Sedang Bingung Memilih Topik Facebook Page
Tips Menentukan Target Market dan Topik Facebook Page
Tutorial Membuat Facebook Page untuk Bisnis
Inilah Alasan Mengapa Pelaku Bisnis Menggunakan Facebook!
Laptop dan Website idKeyword
Contoh Deskripsi Produk yang Baik dan yang Buruk
Alasan Mengapa Blog Gagal Mengembangkan Bisnis
5 Alasan Mengapa Blog Gagal untuk Mengembangkan Bisnis
3 hal yang perlu dilakukan setelah membuat website
3 Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Membuat Website
Memahami istilah umum Google Analytics
Memahami Istilah Umum pada Google Analytics

Suka Dengan Artikel idKeyword?

Jangan Ketinggalan Updatenya! Daftarkan Email Anda Sekarang