Strategi Pemasaran Produk Baru dengan Display Advertising

strategi pemasaran produk baru dengan display advertising

Strategi pemasaran produk baru seringkali menjadi pertanyaan besar bagi para marketer atau mereka yang baru memulai bisnis. Berbeda dengan memasarkan produk yang telah dikenal baik oleh masyarakat, memasarkan produk baru harus diiringi dengan edukasi pasar. Bagaimana cara mengkomunikasikan keunikan produk adalah faktor penting yang harus tercatat pada strategi pemasaran kita. Salah satu cara mengkomunikasikan produk baru adalah dengan Display Advertising menggunakan Google Display Network. Google Display Network itu sendiri merupakan bagian dari Google AdWords. Jika Anda belum mengenal istilah ini, silahkan baca penjelasan tentang Display Advertising atau artikel Mengenal Apa Itu Display Advertising.

Lalu bagaimana cara memasarkan produk baru dengan display advertising? Inilah langkah-langkahnya:

Buat Website Khusus untuk Produk Baru Anda

Pertama yang harus dilakukan adalah membuat website khusus untuk produk baru Anda. Idealnya memang terpisah dari website utama atau company profile. Tujuan membuat website khusus adalah agar pengunjung fokus menerima apa yang ingin Anda sampaikan tentang produk Anda. Contoh lah apa yang dilakukan Indofood yang membuat website khusus untuk produk Indomie.

website untuk pemasaran produk baru

Buat Iklan yang Menarik Perhatian

Langkah kedua, buatlah iklan yang baik terutama yang mampu menarik perhatian. Iklan display yang baik adalah yang mampu menarik perhatian orang. Menampilkan gambar produk atau foto brand ambassador pada iklan adalah contoh cara efektif untuk mencuri perhatian. Ukuran yang paling banyak digunakan adalah: 728 x 90, 336 x 280, 300 x 250, dan 160 x 600. Pastikan Anda memubuat setidaknya 1 banner untuk setiap ukuran tersebut. Ingat, memasang iklan di website yang populer pun tidak akan berguna jika iklan Anda tidak mampu menarik perhatian pengunjungnya. Terlebih lagi Anda tidak sendirian, ada banyak kompetitor yang juga ingin menarik perhatian pengunjung.

Tentukan Penargetan yang Tepat

Jika diibaratkan memancing dan iklan sebagai umpannya, penargetan dapat diartikan sebagai cara memilih kolam. Anda harus membidik website-website yang tepat yaitu yang pengunjungnya adalah pelanggan potensial bagi produk baru Anda. Display Advertising dengan Google Display Network memiliki banyak pilihan penargetan, beberapa diantaranya adalah:

Keyword Targeting
Yaitu memilih kata kunci apa saja yang berkaitan dengan produk baru Anda. Sistem AdWords akan secara otomatis memilih halaman web yang sesuai dengan kata kunci tersebut. Jika Anda memilih bentuk penargetan ini, pastikan memilih kata kunci yang relevan dengan produk baru yang akan dipasarkan.

Placement Targeting
Yaitu memilih website secara manual. Misalnya hanya menampilkan iklan di detik.com atau kompas.com saja. Keuntungan dari jenis penargetan ini adalah memanfaatkan popularitas website. Ibaratnya Anda menumpang beken di website yang memang sudah terkenal. Kelemahannya, Website populer memiliki karakteristik pengunjung beragam. Anda akan lebih sulit membidik pelanggan potensial dengan penargetan manual ini.

Topic Targeting
Sistem AdWords telah mengelompokkan halaman-halaman website yang tergabung ke Google Display Network berdasarkan topik. Anda hanya perlu memilih topik yang paling sesuai dengan produk baru yang akan dipasarkan.

Interest Targeting
Interest targeting adalah bentuk penargetan berdasarkan minat seseorang. Anda akan membidik orang-orang dengan minat tertentu. Jika memilih penargetan ini, Anda harus membayangkan kira-kira apa yang menjadi minat pelanggan potensial produk baru Anda. Misalkan produk yang ingin dijual adalah kamera saku, Anda bisa menargetkan orang-orang yang memiliki minat travelling.

Demographic Targeting
Jenis penargetan ini akan menampilkan iklan di hadapan orang-orang dengan usia, gender, bahasa, dan lokasi yang Anda tentukan. Memilih penargetan ini mengharuskan Anda untuk paham karakteristik pelanggan potensial Anda.

Keuntungan menggunakan Display Advertising dengan Google Display Network lainnya adalah Anda bisa memilih kombinasi penargetan yang ada tersebut.

Uji dan Ukur Kampanye Pemasaran Produk Baru Anda

Jika Anda sedang menjalankan kampanye iklan dengan Display Advertising, jangan lupa untuk menguji dan mengukur kesuksesannya. Jangan sampai Anda tidak tau apakah kampanya iklan Anda sukses atau tidak. Untuk mengukur hasil, pertama yang perlu ditentukan adalah indikator kesuksesan. Tentukan target yang ingin dicapai beserta waktu pencapaiannya. Misalkan mendapatkan 1 Juta impresi iklan dalam 1 bulan, mendatangkan 500 pengunjung unik website per hari, atau 1500 pageview per hari.

Jangan lupa juga menguji iklan dan placement Anda. Buatlah lebih dari 1 iklan, lalu uji mana yang paling baik kinerjanya. Pertahankan iklan yang baik dan ganti yang buruk. Lakukan juga terhadap placement, tinggalkan website-website yang tidak terlalu baik kinerjanya.

Yap, selesai pembahasan strategi pemasaran produk baru dengan Display Advertising. Selamat mempraktekkan. Menurut perkiraan kami, display advertising ini merupakan bentuk promosi online yang akan banyak digunakan sebagai strategi pemasaran tahun 2014. Oiya bila Anda membutuhkan jasa AdWords untuk menjalankan kampanye Display Advertising, jangan ragu hubungi idKeyword.

Mau Tips Keren Lain Seperti Tulisan Ini?
Daftarkan Email Anda Sekarang!

mengoptimasi kampanye adwords
4 Hal yang Perlu Dilakukan untuk Mengoptimasi Kampanye AdWords Kita
Belajar AdWords Gratis dengan Email Course
Belajar AdWords Gratis dengan Email Course
Menggunakan AdWords dengan Laptop
Mengapa Banyak Bisnis Berkembang Setelah Menggunakan AdWords?
Cara Melihat Quality Score
Bagaimana Cara Melihat Quality Score?
Link Building On-page SEO
Kriteria Backlink yang Berkualitas
6 Kriteria Backlink Berkualitas untuk SEO
4 Aturan Link Building untuk SEO
4 Aturan Dasar Link Building untuk SEO
contoh kualitas pada Link Building
Mengenal Apa Itu Link Building?
Contoh 2: Foto Sampul Facebook Hunger Games
Tips Memasang Foto Sampul Facebook untuk Bisnis
Tutorial Membuat Facebook Page untuk Bisnis
Tutorial Cara Membuat Facebook Page untuk Bisnis
Orang Sedang Bingung Memilih Topik Facebook Page
Tips Menentukan Target Market dan Topik Facebook Page
Tutorial Membuat Facebook Page untuk Bisnis
Inilah Alasan Mengapa Pelaku Bisnis Menggunakan Facebook!
Laptop dan Website idKeyword
Contoh Deskripsi Produk yang Baik dan yang Buruk
Alasan Mengapa Blog Gagal Mengembangkan Bisnis
5 Alasan Mengapa Blog Gagal untuk Mengembangkan Bisnis
3 hal yang perlu dilakukan setelah membuat website
3 Hal yang Perlu Dilakukan Setelah Membuat Website
Memahami istilah umum Google Analytics
Memahami Istilah Umum pada Google Analytics

Suka Dengan Artikel idKeyword?

Jangan Ketinggalan Updatenya! Daftarkan Email Anda Sekarang